Terkadang kamu merasa hidupmu berwarna karena banyak orang baik di sekelilingmu. Saling membantu, bekerja bersama, berbagi satu sama lain hingga timbul sebuah pengorbanan.
Namun, kamu harus berhati-hati apakah orang tersebut benar-benar baik atau hanya sekedar pura-pura baik. Untuk itu, pahami tujuh tanda iniuntuk mengetahui apakah orang tersebut benar-benar baik. Check it out!
1. Dia hanya menghargai jika orang tersebut memiliki kekuatan atau jabatan.

Kebutuhan akan persepektif baik dari atasan atau orang berjabatan tinggi, membuat dia harus bersikap baik dan bijaksana. Biasanya, hal ini akan membuatnya menghalalkan segala cara untuk memperoleh perhatian orang lain.
Padahal, sebaiknya hal ini jangan dilakukan karena membuat kita tidak menjadi diri sendiri.
2. Dia berusaha keras membuat orang lain suka padanya.

Karena dia membutuhkan pengakuan orang lain, maka dia berusaha keras mengikuti kesukaan dan perintah orang lain. Walaupun hal tersebut tidak dia sukai dan bukan bagian dari hidupnya.
Kita jangan pernah seperti itu. Sebaiknya, kita menghindari dan menghentikan perilaku ini karena lambat laun orang lain akan mengetahui tentang diri kita sebenarnya. Jadilah dirimu sendiri!
3. Depresi akan perhatian.

Hari-hari membosankan terkadang tiba di saat tidak ada aktivitas yang signifikan. Di saat ini muncul, dia membutuhkan sebuah pelampiasan dan mengorbankan diri sendiri sebagai pusat perhatian.
Jika hal ini terjadi pada kita, pikirkanlah mengenai hobi dan cita-cita serta lakukan aktivitas yang mendukung mimpi dan cita-cita.
4. Dia terlalu banyak bergosip.

Kurangnya kegiatan dan hanya berfokus pada orang lain, membuatnya hanya berbincang tentang hal tidak bermanfaat hingga menggosipi orang lain. Berbicara jelek hingga memfitnah orang lain. Sadarlah bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan. Hendaknya kita fokus untuk memperbaiki diri dan membawa diri ke arah yang lebih baik.
https://life.idntimes.com/inspiration/fransisca-stefanie/7-tanda-orang-pura-pura-baik-yang-harus-kamu-antisipasi/full
Tidak ada komentar:
Posting Komentar