Kamis, 16 Februari 2017

TIPS - AWAS KONON INILAH KODE RUMAH YANG AKAN DI RAMPOK DAN CARA MALING MEMBERI KODE TARGET RUMAH UNTUK PENCURIAN !!!




TIPS - AWAS KONON INILAH KODE RUMAH YANG AKAN DI RAMPOK




Jika Anda menemukan tulisan dari cat semprot seperti dalam gambar di atas, maka Anda perlu berhati-hati. Konon, tulisan tersebut merupakan kode yang digunakan perempok setelah mengintai calon mangsanya.

Berdasarkan penelusuran, ada beberapa kesamaan pada beberapa lokasi yang menjadi korban perampokan di rumah. Ada graffiti dipagar atau tembok rumah, yang dicurigai sebagai tulisan si pelaku sebelum melaksanakan aksinya, yakni tulisan “strong”.

Kode tulisan pada gambar tersebut maksudnya adalah sebagai berikut:

>> PA maksudnya adalah Posisi Aman
>> 524 maksudnya adalah jam 2 aman untuk mencuri
>> Strong maksudnya adalah direkomendasikan untuk dirampok 

Jika mendapati graffiti dipagar atau tembok rumah Anda, jangan segan untuk segera menghapus sebagai langkah mengantisipasi tindakan kriminal yang akan terjadi pada keluarga Anda.

Meski demikian ada kesaksian beberapa korban perampokan yang sudah menghapus tulisan tersebut tapi ada lagi graffitinya.


Redaktur: Shabra Syatila


sumber : http://news.fimadani.com/read/2015/01/30/awas-konon-inilah-kode-rumah-yang-akan-dirampok/, akses tgl 03/02/2015.


*******************************


CATAT! Inilah Kode-Kode Maling, Waspadalah



Ilustrasi pencurian


POJOKSULSEL.com, SOLO – Apakah Anda pernah melihat coretan di dinding atau aksi vandalisme. Catat! Jangan hanya melihatnya sebagai coretan biasa. Berhati-hatilah dengan aksi vandalisme atau mencoret-coret dinding yang kini marak di kalangan anak muda. Sebab, bisa jadi coretan-coretan itu menjadi penanda atau kode rahasia bagi pelaku pencurian.

Baru-baru ini, Polres Solo mengungkap adanya kode rahasia yang termuat dalam coret-coretan di tembok, tiang listrik atau pun tiang telepon. Di balik vandalisme itu ada kode yang menuntun ke rumah kosong yang bisa jadi sasaran maling.

Kasubbag Humas Polresta Solo AKP Yiliantara Proriantara mengatakan, modus pencurian rumah kosong dengan memakai kode atau sandi itu juga sedang jadi sorotan Mabes Polri. ”Kode itulah yang menjadi panduan komplotan pencuri untuk beraksi,” paparnya seperti dikutip Radar Solo.

Yuli pun mengimbau warga atau tenaga keamanan di kompleks-kompleks perumahan untuk segera menghapus coret-coretan yang masih baru. Atau, sebaiknya segera melapor ke polisi.

”Segera cat ulang tiang atau tembok jika melihat tanda atau sandi yang mencurigakan. Sebab, modus pencurian sekarang ialah dengan memakai kode tersebut,” terangnya.

Salah satu contoh kode rahasia yang dipakai komplotan pencuri rumah kosong ialah pemakaian tanda cross atau silang. Jika kode cross berwarna merah, berarti kawasan perumahan itu ada penjaganya. Sebaliknya, jika tak ada penjaganya, tanda silang akan berwarna putih.

Setelah tanda silang, ada lagi kode untuk menggambarkan kondisi sasaran target. Salah satunya ialah ”PA” yang berarti “posisi aman”.

Ada pun waktu-waktu yang diangap aman untuk menjalankan aksi pencurian akan ditulis dengan kode angka. Jika lokasi target benar-benar aman, kode paling belakang ialah kalimat “STRONG” alias direkomendasikan.

“Misalnya PAB2 524-STRONG. Artinya posisi aman pada rumah blok 2 pada jam 5 sore hingga pukul 04 pagi. Lokasi berkode STRONG direkomendasikan untuk jadi target sasaran pencurian,” jelas Yuli.

Ia menjelaskan, kode-kode itu sudah beberapa kali ditemukan di sejumlah daerah di kota-kota besar. “Polresta juga terus menggalakkan patroli dan menyosialisasikan kepada warga,” paparnya.


Yuli pun berharap agar komunikasi antar-warga bisa ditingkatkan. Sehingga ketika nantinya rumah salah satu warga ada yang kosong, maka tetangga sekitar bisa ikut mengawasinya. “Kalau ada tamu mencurigakan, tetangga akan menemui dan menanyakannya,” tandasnya.


********************


KODE KHUSUS RAMPOK/MALING


Info ini sangat penting untuk kita ketahui bersama agar keluarga kita dan orang-orang di sekitar kita terhindar dari rencana jahat para rampok dan maling.

Pada saat anda berjalan sebaiknya perhatikan lingkungan di sekitar anda,seperti tiang listrik,atau dinding pagar bahkan bisa jadi dinding rumah anda sendiri.
Karna para rampok/maling punya kode khusus untuk melihat kondisi di lapangan sebelum mereka menjalankan aksi mereka.

Bila anda menemukan coretan di dinding atau tiang telkom/pln tepat di depan rumah anda sebaiknya segera di hapus atau di cat ulang dengan memblok tulisan/coretan tersebut. Karna ada indikasi maling/rampok sedang mengincar target di lingkungan anda.

Tanda atau coretan yang biasa mereka buat di antaranya :

*CROSS (TANDA SILANG) WARNA MERAH
Itu berarti : Di tempat itu ada penjaganya.

*CROSS (TANDA SILANG) WARNA PUTIH
Itu berarti : Di tempat itu tidak ada penjaganya.

*PA
Itu berarti : Posisi Aman

*524
Itu berarti : Indikasi jam 2 aman melakukan aksi.

*STRONG
Itu berarti : Rekomended lokasi jadi target aksi

Contoh dari coretan yang sudah di terjemahkan :

PAB2 524-STRONG.

Itu berarti :

PA : Posisi aman

B2 : Alamat posisi rumah target

524 : Jam aman melakukan aksi (5 : mulai jam 17:00 – 19:00 sore)dan (24 : mulai pukul 02:00 – 04:00 pagi)

STRONG : Lokasi target aman untuk melakukan aksi

CROSS MERAH : Ada penjaga/satpam

CROSS PUTIH : Tidak ada penjaga/satpam

Info ini di dapat dari hasil pengembangan interogasi POLRI pada kawanan para maling dan rampok yang tertangkap dan masuk ke dalam tahanan untuk menjalani hukuman dari aksi mereka.

Dengan adanya info ini, yang sangat membatu dan menambah pemahaman kita mengenai kode khusus para maling sebelum mereka melakukan aksi. Semoga bisa membuat kita semakin hati-hati dan waspada serta selalu memperhatikan lingkungan di sekitar kita agar selalu tercipta kondisi keamanan yang kondisif untuk kepentingan kita sendiri dan orang-orang yang ada di lingkungan sekitar kita.


********************





Info penting, semoga bermanfaat.
Kalau menemukan coretan di dinding atau tiang telpon, seperti ini langsung saja hapus atau cat ulang dengan memblok tulisan tersebut.
Karena ada indikasi maling/rampok yang mengincar lingkungan anda.
Cross merah : Ada penjaga.
Cross putih : Tidak ada penjaga.
PA : Posisi Aman.
524 : Indikasi jam2 aman melakukan aksi.
Strong : Recomended jadi target aksi.



********************


MALING RUMAH KINI MENGGUNAKAN KODE




MALING RUMAH KINI MENGGUNAKAN KODE !!!
Foto diatas adalah bukti akan adanya kode pada aksi kejahatan di rumah.

kalau menemukan coretan di dinding atau tiang telpon, seperti ini langsung saja hapus atau cat ulang dengan memblok tulisan tersebut.
Karena ada indikasi maling/rampok yang mengincar lingkungan anda.

Berikut kodenya

Cross merah : Ada penjaga.
Cross putih : Tidak ada penjaga.
PA : Posisi Aman.
524 : Indikasi jam2 aman melakukan aksi.
Strong : Recomended jadi target aksi.
Contoh dari coretan PAB2 524-STRONG
PA : Posisi Aman
B2 : Alamat posisi rumah (B2= Buaran blok 2)
524 : Jam aman melakukan aksi ( 5 : mulai jam
17.00-19.00 dan 24 : mulai pukul 02.00-04.00
pagi ).
STRONG : Lokasi aman untuk melakukan aksi.
Cross merah (+) : Ada satpam/ penjaga.
Cross putih (+) : Tidak ada satpam/penjaga.

Semoga bermanfaat

Modus Baru di Jakarta: Merampok di Rumah Bertanda Cat Merah 


TEMPO.CO, Jakarta - Perampokan kendaraan bermotor kembali terjadi di Ibu Kota. Sebelum beraksi, mereka mencoretkan cat berwarna merah pada dinding rumah sebagai penanda target perampokan. Dua rumah warga Mampang, Jakarta Selatan, menjadi korbannya.

Fadli, 25 tahun, saksi mata, mengatakan dua perampok hendak menggasak satu sepeda motor di salah satu rumah yang berlokasi di Jalan Mampang Prapatan V. Aksi mereka kepergok masyarakat sebelum memboyong sepeda motor tersebut. Tapi pelaku berhasil kabur karena menembakkan senjata api ke udara.

"Tadinya warga sini mau mengejar perampok, tapi takut setelah melihat senjata api," ucap Fadli saat ditemui di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu, 5 Agustus 2015. Lalu, ujar Fadli, setelah diperhatikan, ada goresan miring dengan cat merah pada tembok depan rumah yang menjadi target perampokan. Pemilik rumah, Jamjudin, mengaku tak tahu soal cat merah ini. "Saya tak pernah mengecat garis miring seperti ini," ujar Jamjudin.

Pada hari yang sama, ada dua perampok yang berhasil membawa kabur dua sepeda motor di sebuah kosan di Jalan Mampang Prapatan XV. Baik pemilik kos, Anas Sukarmaji, maupun warga sekitar tak menyadari aksi perampokan itu.


Anas menuturkan ada empat sepeda motor yang diparkir di halaman kosannya. Namun hanya dua yang dibawa kabur. Dia menduga pelaku kesulitan membuka kunci kontak dua sepeda motor lain. "Anehnya, di tembok depan kosan ada coretan cat merah," katanya.

Kali ini, coretan itu berbentuk angka empat dan huruf A di tembok kosan. Anas menduga itu adalah kode perampok sebelum melaksanakan aksinya. "Tapi saya tak tahu apa arti huruf A-nya," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Sektor Mampang Komisaris Prio Utomo Teguh Santoso menuturkan ada kemungkinan dua perampokan itu dilakukan oleh pelaku yang berbeda. Namun dia mengakui adanya persamaan modus pencurian, yaitu kode cat merah. Karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap gerak-gerik orang tak dikenal. "Kami akan dalami kasus ini sekaligus meningkatkan pengamanan di wilayah kami," katanya.

YOLANDA RYAN ARMINDYA



********************


Waspadalah, Warga Bogor! Ini Tanda-tanda Rumah Bakal Dimaling






POJOKJABAR.com, BOGOR – Komplotan garong, maling, atau perampok ternyata memiliki telik sandi berupa coretan grafiti. Coretan itu biasanya terdapat di pagar atau tembok rumah. Dan… kode tersembunyi ini belum sepenuhnya terendus polisi. Waspadalah!

Grafiti anyar yang mengotori tembok sebuah rumah di kawasan Palayu, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, sempat menjadi sorotan sepekan terakhir ini. Padahal tidak ada yang menarik dari coretan cat semprot merah tersebut. Bahkan lebih mirip hasil vandalisme remaja nakal kebanyakan.Tulisannya sebatas angka ‘532’.

Lantaran mengganggap biasa, masyarakat setempat lantas menaruh curiga. Hingga tiga hari berselang, ‘efek’ dari grafiti itu mulai dirasa. Sejumlah warga Jalan Palayu 8, RT 01/07, mengaku kerap melihat orang tak dikenal hilir mudik menggunakan motor. Gerak-geriknya mirip orang yang sedang mencari alamat rumah.

Kecurigaan kemudian mengerucut kala si orang tak dikenal tersebut sering terpaku di depan grafiti ‘532’. Sesekali dia melihat situasi rumah kosong tersebut. Kehebohan pecah pada Selasa (4/8). Saat itu pintu pagar rumah tersebut terbuka.

Warga sempat menduga si empunya rumah sudah tiba. Namun, hingga sore hari, tak ada satu pun orang terlihat keluar dari dalam rumah. Sampai malam tiba, pintu pagar masih dibiarkan terbuka dengan lampu halaman tak juga menyala. Saat itulah warga menyadari ada yang tak beres di rumah tersebut.

“Iya, kemarin ramai. Saya mendapatkan laporan dari pihak keamanan di sini, salah satu rumah sudah terbuka pintunya sejak awal pekan ini,” ujar Endi, Ketua RT 01/07, Tegal Gundil, Bogor Utara.

Menurutnya, saat diperiksa warga, rumah itu tak berpenghuni. Sekuriti juga sempat lapor, ada beberapa orang menggunakan motor datang ke rumah itu. “Tetapi, ketika akan ditegur pengendara motor langsung pergi,” akunya. Sementara soal grafiti, Endi berani memastikan coretan itu masih baru.

“Saya langung suruh sekuriti untuk periksa ke wilayah semua. Takutnya ada lagi coretan-coretan itu,” kata dia. Kondisi rumah yang sepi dibenarkan Safrian (60), ayah dari si empunya rumah. Memang rumah tersebut jarang dihuni.

“Ini saya baru datang untuk kontrol rumah. Memang sepi. Nggak pernah ada tamu. Saya baru tahu mau kecolongan dikasih tahu tetangga,” tuturnya, ditemui Radar Bogor di rumah sang anak yang nyaris menjadi korban pencurian.

Pun soal corat-coret grafiti, Safrian mengaku merasa ada yang janggal. Salah satunya coretan berada di tempat yang terbuka. “Kalau anak SMA, nggak ada sekolah nomor 532. Kecuali di Jakarta. Aneh saja,” kata dia, seraya mengatakan bakal segera menghapus coretan tersebut.

Sekretaris Kecamatan Bogor Utara, Danny Suhendar berjanji akan segera berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan terkait grafiti itu.

“Kita di wilayah akan menindaklanjuti itu sebagai antisipasi, kita akan datangi rumah itu. Saya juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan masing-masing, terutama dengan mengadakan ronda,” ujarnya.

Memang ada yang tidak beres dengan grafiti tersebut. Hasil penelusuran, coretan di tembok rumah Safrian mirip dengan modus operandi baru aksi kejahatan. Khususnya pencurian dan perampokan.

Aksi pencurian yang diawali kemunculan kode-kode rahasia berupa coretan di tembok rumah pernah sering terjadi di Ibukota. Salah satu kasusnya menimpa sebuah kontrakan di kawasan Buaran II, Klender, Jakarta Timur, akhir Januari lalu.

Saat memasang alat pengamanan ekstra, penghuni kontrakan menemukan sebuah grafiti yang dicoret di tembok bagian depan. Grafiti itu tampak tidak biasa sehingga membentuk semacam kode. Kode tersebut bertuliskan ‘PA B2 524 Strong’.



Kode coretan di rumah bakal sasaran rampok.

Kawanan pencuri berhasil memaksimalkan betul ketidaktahuan masyarakat setempat akan keberadaan sandinya tersebut. Walhasil, hanya selang beberapa hari usai grafiti itu muncul, dua kali pencurian motor terjadi di kontrakan itu.

“Kodenya ada di tembok dekat kontrakan. Ada warga yang kebetulan anggota TNI curiga dengan tulisan ini,” kata Bram, penghuni kontrakan Buaran II, beberapa waktu lalu. Oleh anggota TNI, coretan aneh itu tak sekadar penanda. Melainkan sebuah panduan bagi pencuri.

Bram mengatakan, ‘PA B2 524 Strong’ merupakan sebuah rangkaian kalimat panjang. Singkatan PA dapat diartikan Posisi Aman. Kemudian B2 adalah Buaran 2, sementara 524 menujukkan jam operasi.

“Angka 5 berarti sore sampai Magrib, ini pas kejadian motor pertama yang diambil. Lalu, 2-4 menunjukkan dini hari hingga pukul 04:00 WIB. Ini sesuai dengan kejadian pengambilan motor yang kedua. Kemudian, Strong berarti sasaran potensial untuk pencurian,” jelasnya

Grafiti itu tiba-tiba saja ada di tembok kontrakan yang dihuninya. Memang, sebelum pencurian motor-motor itu, ada beberapa orang mencari kontrakan di lokasi tersebut. Namun, dia tidak mengetahui apakah mereka memang benar mencari kontrakan atau hanya pura-pura mencari kontrakan.

Sandi lainnya juga muncul lagi empat hari lalu. Kali ini para perampok mencoretkan cat berwarna merah pada dinding rumah sebagai penanda target perampokan. Dua rumah warga Mampang, Jakarta Selatan, menjadi korbannya.

Fadli (25), saksi mata, mengatakan dua perampok hendak menggasak satu sepeda motor di salah satu rumah yang berlokasi di Jalan Mampang Prapatan V. Aksi mereka kepergok masyarakat sebelum memboyong sepeda motor tersebut. Tapi pelaku berhasil kabur karena menembakkan senjata api ke udara.

Lalu, ujar Fadli, setelah diperhatikan, ada goresan miring dengan cat merah pada tembok depan rumah yang menjadi target perampokan. Pemilik rumah, Jamjudin, mengaku tak tahu soal cat merah ini. “Saya tak pernah mengecat garis miring seperti ini,” ujar Jamjudin.

Pada hari yang sama, ada dua perampok yang berhasil membawa kabur dua sepeda motor di sebuah kosan di Jalan Mampang Prapatan XV. Baik pemilik kos, Anas Sukarmaji, maupun warga sekitar tak menyadari aksi perampokan itu.

Anas menuturkan ada empat sepeda motor yang diparkir di halaman kosannya. Namun hanya dua yang dibawa kabur. Dia menduga pelaku kesulitan membuka kunci kontak dua sepeda motor lain. “Anehnya, di tembok depan kosan ada coretan cat merah,” katanya.

Kali ini, coretan itu berbentuk angka empat dan huruf A di tembok kosan. Anas menduga itu adalah kode perampok sebelum melaksanakan aksinya. “Tapi saya tak tahu apa arti huruf A-nya,” ucapnya.

Dikonfirmasi soal fenomena ‘sandi maling’, Kasatreskrim Polres Bogor Kota, AKP Hendrawan A Nugraha belum dapat memastikan kebenaran grafiti itu sebagai bahasa kejahatan. “Nggak ada. Di Bogor belum pernah terjadi,” katanya. Namun, meski baru sebatas ramai di sosial media, ia berjanji akan mendalami hal tersebut.

Hendrawan memastikan, pengamanan di Kota Hujan akan terus diperketat dengan mengaktifkan ring reserse. Polisi juga terus memberdayakan masyarakat dalam pengamanan swadaya. “Kami juga sering mengingatkan penjagaan kepada bina mitra, termasuk keaktifan warga untuk mengaktifkan siskamling,” pungkasnya.

Keraguan juga diungkap Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur, AKP Chalid Thayib. Menurutnya, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), biasanya mengambil sasaran acak.

“Mereka biasanya memanfaatkan kelengahan pemilik motor, lalu beraksi mengambil kendaraannya. Belum pernah yang pakai kode-kode rahasia seperti itu,” ucapnya.

Namun, Chalid mengakui, isu kode rahasia itu menjadi masukan bagi kepolisian. Sebab, bisa saja tulisan kode rahasia ini sebagai modus baru. Selain untuk mencuri motor, tulisan berupa kode dan sandi rahasia tersebut bisa saja digunakan untuk mencirikan kepada rumah rumah kosong yang akan dicuri.

“Mungkin saja, rumah kosong sudah dikasih kode, dan diincar. Tapi, kasusnya belum ada, kita akan terus telusuri,” ujarnya.

Sementara itu, pakar hukum dan kriminal Abdul Fickar Hadjar menilai jika memang benar kode itu sebagai bahasa kejahatan, maka itu kesalahan besar para pelakunya.

“Jika itu benar kode sebagai tanda kejahatan, itu adalah hal bodoh. Apalagi dengan menandakan target sasaran di area terbuka. Itu seperti lelucon,” cetusnya. Meski begitu, Fikar -sapaan Abdul Fickar Hadjar- menilai semua kemungkinan selalu ada.

Sekadar informasi, hingga Juli 2015, jumlah tindak pidana (JTP) yang ditangani Polres Bogor Kota sebanyak 164 kasus dengan jumlah penyelesaian tindak pidana (JPTP) sebanyak 82 kasus atau 50,00 persen.

Perinciannya, JTP banyak terjadi di sepanjang Juni yakni sebanyak 29 kasus. Jenis tindak pidana pencurian biasa sebanyak 10 kasus, dan pencurian dengan pemberatan sebanyak 9 kasus.

Aksi perampokan yang sempat menghebohkan warga Bogor adalah, ketika Ahmad Markus (24) harus meregang nyawa akibat ditembak oleh kawanan begal di Jalan Perikanan Darat, depan Perumahan Cimanggu Residence, RT 03/16, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (31/3) lalu.

Terakhir, aksi kawanan perampok bersenjata api menyekap empat orang termasuk bocah berusia 5 tahun di Perumahan Branangsiang Indah Blok C8, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Rabu (29/7). Lokasi perampokan tak jauh dari kediaman pribadi Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto.




********************

Di balik Kode Perampokan Dalam Graffiti



Seorang detektif di London berhasil mengungkap geng-geng kriminal yang melakukan aksi kejahatannya dengan menggunakan sebuah kode melalui coretan spidol untuk menandai rumah yang bakal menjadi target perampokan. Para pelaku kejahatan itu melakukan aksinya setelah sebelumnya menandai target pada dinding atau tiang lampu sebagai sarana komunikasi sesama perampok.

Seperti dilansir dari express.co.uk, para pelaku menandai rumah korban dengan mencoretkan simbol-simbol yang hanya dimengerti oleh geng-geng tersebut. Misalnya, mereka menandai dinding atau tiang lampu dengan berbagai arti. Misal apakah calon korban merupakan orang kaya, berjenis kelamin perempuan, orang tua atau sedang liburan.

Tanda yang lazim digunakan seperti tanda silang dalam segi empat. Tanda ini merupakan kode yang menunjukkan sebagai sasaran empuk. Sedangkan tanda silang dalam lingkaran diartikan sebagai pemilik rumah tidak memiliki harta yang berharga. Sementara buat menggambarkan calon korban memiliki banyak harta berharga ditandai dengan bulatan-bulatan kecil mirip berlian.

Di Indonesia, khususnya wilayah Jakarta dan Sekitarnya belum lama memang ramai perbincangan soal kode kejahatan berbalut coretan graffiti. Coretan diduga menjadi kode aksi kejahatan itu beredar secara viral di media sosial. Isinya, merupakan kode terselubung. Misal soal tulisan 'PA B2 524 Strong'. Tulisan yang ramai diperbincangkan ini diartikan sebagai kode rahasia para pelaku pencurian sebelum menjalankan aksinya.

PA diartikan sebagai Posisi Aman. Sedangkan B2 merupakan kode Jalan beralamat Buaran II. Untuk angka '524', diartikan sebagai jam untuk melakukan aksi kejahatan di antara jam 2 sampai jam 5. Sementara tulisan Strong diartikan sebagai lokasi aman untuk dijadikan target sasaran.

Kasus pencurian dengan kode ini pernah terjadi di daerah Duren Sawit, Jakarta Timur. Dalam waktu dua pekan, pelaku pencurian berhasil menggasak dua buah sepeda motor. Belum lama kasus pencurian kendaraan bermotor juga terjadi di wilayah Depok, Jawa Barat. Korban menduga jika sebelum menjalankan aksinya, pelaku terlebih dahulu menandai lokasi yang menjadi target sasaran.

Namun isu soal kode pelaku pencurian ini ditepis oleh Kepala Kepolisian Daerah Duren Sawit, Jakarta Timur, Komisaris Panji Santosa. Dia mengatakan sejauh ini di wilayahnya belum ada kejadian pencurian dengan kode kejahatan seperti tulisan tersebut. Apalagi kejadian itu juga sudah terlalu lama sebelum Panji menjabat Kapolsek Duren Sawit. "Saya belum tahu, soalnya saya baru dua bulan menjabat di sini. Setahu saya tidak ada kasus itu," ujar Panji melalui sambungan seluler, Sabtu pekan kemarin.

Senada dengan Panji, Direktur Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan jika isu soal kode kejahatan itu tidak bisa di pertanggungjawabkan. Dia menjelaskan jika dalam modus pencurian, khususnya terhadap kendaraan bermotor biasanya para pelaku sebelum melakukan kejahatan menggambar lokasi target. "Itu Hoax," ujar Krishna melalui sambungan seluler semalam.

Krishna justru menjelaskan jika biasanya para pelaku pencurian justru menyasar korban dengan menentukan jika lokasi targetnya merupakan tempat yang aman untuk beraksi. Para pelaku pencurian ini juga melakukan aksinya tidak sendiri, biasanya menurut Krishna para pelaku berkelompok. Jika tepergok, pelaku biasanya tidak segan-segan untuk melukai korbannya dengan senjata tajam maupun senjata api rakitan.

"Kenapa pencurian kendaraan motor ini marak?, karena memang peminatnya banyak," ujarnya. Dia pun menjelaskan jika kelompok pencurian ini terdapat banyak kelompok. Misal kelompok Lampung, Kelompok Subang dan Kelompok Indramayu.

http://www.merdeka.com/khas/di-balik-kode-perampokan-dalam-graffiti-jejak-pencuri-dalam-graffiti-3.html



********************

Waspadai, Perampok Rumah yang MenandaiRumah Dengan Simbol !


Quote:Perampokan adalah bencana mengerikan yang kita harap tidak akan pernah terjadi di rumah kita. Namun, tuntutan ekonomi dan kemerosotan moral telah membuat aksi perampokan merajalela dimana-mana. Setiap hari, kita disajikan dengan berbagai macam berita perampokan.

Baru-baru ini, sosial media dihebohkan dengan simbol grafiti yang diduga dijadikan para perampok sebagai tanda untuk rumah target mereka. Grafiti adalah coret-coretan yang sering kita temukan di tembok milik publik ataupun tembok rumah. Siapa sangka, karya seni tersebut diduga menjadi salah satu alat bantu perampokan. Bagaimana cara kerja simbol tersebut?


1. Kode Pencurian

Berita tentang kode pencurian ini beredar dengan cepat di sosial media. Banyak yang mengaku bahwa rumahnya mendapat coretan kode seperti itu dan mengalami perampokan beberapa hari setelahnya.

Kode rahasia ini hingga kini menjadi pembicaraan cukup ramai di Twitter. Beberapa netizen mengaku menemukan kode semacam itu di beberapa spot. Namun maksud sejati ‘sandi rahasia’ itu belum ada yang bisa mengkonfirmasinya.


2. Kode yang Sama Ditemukan di Buaran

Kejadian perampokan trsebut terjadi pada hari Jumat (30/1) di Daerah Buaran 2, Klender, Jakarta Timur. Sebuah rumah di kawasan tersebut mengaku kehilangan dua sepeda motor dalam waktu yang berbeda. Pemilik kontrakan tersebutpun mulai mencurigai kode yang tercoret di tembok depan rumahnya tersebut.

Lalu seminggu setelah kejadian itu, maling motor kembali menyatroni kontrakan tersebut. Kali ini maling motor beraksi sekitar pukul 04.00 WIB. Sebuah motor Yamaha R15 coba dicuri. Namun para bandit ini gagal mengambil motor tersebut karena saat beraksi ada warga yang melintas.


3.Memiliki Arti Tertentu


Penghuni kontrakan di Buaran yang bernama Bram tersebut, merasa ada yang aneh dari grafiti yang ada di depan rumahnya. Dia merasa bahwa coretan itu tidak seperti coretan iseng atau grafiti biasa. Kemudian Bram menanyakan ke tetangganya yang kebetulan seorang anggota TNI.

Dikutip dari Detik.com, Bram berketerangan, “”Kodenya ada di tembok dekat kontrakan. Ada warga yang kebetulan anggota TNI curiga dengan tuliskan ini. Karena bisa diartikan sebagai PA: Posisi Aman, B2: Buaran 2, 524 menujukkan jam operasi. Angka 5 berarti sore sampai Magrib, ini pas kejadian motor pertama yang diambil. Lalu 2-4 menunjukkan dinihari hingga pukul 04.00 WIB. Ini sesuai dengan kejadian pengambilan motor yang kedua. Lalu strong berarti sasaran potensial untuk pencurian,”

4. Masih dalam Penyelidikan Polisi
Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur, AKP Chalid Thayib, mengaku bahwa pihaknya masih mencoba mencari tahu tentang kode-kode tersebut. Meski Chalid secara pribadi meragukan bahwa perampok menggunakan kode-kode tersebut. Namun dia tetap menerima pengakuan warga sebagai masukan untuk bahan investigasi.

Mungkin saja, rumah kosong sudah dikasih kode, dan diincar. Tapi kasusnya belum ada, kita akan terus telusuri,” ujar Chalid, dikutip dari Viva News. Selain untuk merampok motor, menurut Chalid, tulisan berupa kode tersebut bisa saja digunakan untuk menandakan rumah kosong yang dijadikan target perampokan.

Meski kebenaran mutlak dari kode ini belum diketahui, tidak ada salahnya jika kita berhati-hati dan waspada. Memang, tidak semua grafiti harus kita curgai, karena grafiti juga bagian dari seni. Salah satu solusinya mungkin dengan meningkatkan kewaspadaan kita ketika rumah kita dalam keadaan sepi atau kosong.

Anda juga patut berhati-hati dengan orang yang berpura-pura menanyakan rumah kontrakan di sekitar, karena ini adalah modus yang paling sering digunakan para perampok untuk “menyurvei” rumah calon korbannya.




********************


Apakah Rumahmu Jadi Target Pencuri? Perhatikan Tanda Berikut


Apakah rumah ANDA menjadi target pencuri? Para penjahat memperingati kawanannya dengan menandai dinding rumah atau gerbang yang menjadi target mereka. 

Gambar Kode grafiti rahasia yang digunakan oleh geng-geng kriminal untuk menandai rumah yang akan menjadi sasaran mereka adalah sebagai berikut


Hati-hati kalau di depan rumah Anda ada lambang seperti ini, sebaiknya anda menghapus lambang tersebut.



Kalau rumah Anda terdapat tanda seperti ini, Anda bisa bernafas lega karena kemungkinan Anda tidak dijadikan target perampokan.


Jika ada tanda seperti ini Anda harus waspada meski telah menggunakan alarm di rumah



Jika ada tanda seperti ini, kemungkinan perampok khawatir atau ragu untuk merampok rumah Anda, tapi jangan sampai lengah ya gan.


Kalau ladies tinggal di rumah sendirian melihat tanda yang tiba-tiba muncul seperti ini di depan rumah, sebaiknya mulai berhati-hati atau meminta teman laki-laki menemani Anda. 



Jika Anda melihat tanda ini di depan rumah Anda kemungkinan Anda adalah sasaran empuk bagi para perampok, karena Anda telah diketahui memiliki kekayaan yang banyak

Kepala kepolisian di Wales merilis gambar-gambar tersebut agar pemilik rumah mulai waspada dan memperhatikan hal-hal janggal di sekitar rumahnya.

Ngeri, Sebelum Merampok Para Perampok Tandai Rumah Target Dengan Simbol Ini
Perampokan adalah bencana mengerikan yang kita harap tidak akan pernah terjadi di rumah kita. Namun, tuntutan ekonomi dan kemerosotan moral telah membuat aksi perampokan merajalela dimana-mana. Setiap hari, kita disajikan dengan berbagai macam berita perampokan.

Baru-baru ini, sosial media dihebohkan dengan simbol grafiti yang diduga dijadikan para perampok sebagai tanda untuk rumah target mereka. Grafiti adalah coret-coretan yang sering kita temukan di tembok milik publik ataupun tembok rumah. Siapa sangka, karya seni tersebut diduga menjadi salah satu alat bantu perampokan. Bagaimana cara kerja simbol tersebut?
1. Kode Pencurian

Berita tentang kode pencurian ini beredar dengan cepat di sosial media. Banyak yang mengaku bahwa rumahnya mendapat coretan kode seperti itu dan mengalami perampokan beberapa hari setelahnya.



Kode Pencurian

Kode rahasia ini hingga kini menjadi pembicaraan cukup ramai di Twitter. Beberapa netizen mengaku menemukan kode semacam itu di beberapa spot. Namun maksud sejati ‘sandi rahasia’ itu belum ada yang bisa mengkonfirmasinya.


2. Kode yang Sama Ditemukan di Buaran

Kejadian perampokan trsebut terjadi pada hari Jumat (30/1) di Daerah Buaran 2, Klender, Jakarta Timur. Sebuah rumah di kawasan tersebut mengaku kehilangan dua sepeda motor dalam waktu yang berbeda. Pemilik kontrakan tersebutpun mulai mencurigai kode yang tercoret di tembok depan rumahnya tersebut.

Kode yang Digunakan di Buaran

Lalu seminggu setelah kejadian itu, maling motor kembali menyatroni kontrakan tersebut. Kali ini maling motor beraksi sekitar pukul 04.00 WIB. Sebuah motor Yamaha R15 coba dicuri. Namun para bandit ini gagal mengambil motor tersebut karena saat beraksi ada warga yang melintas.
3. Memiliki Arti Tertentu

Penghuni kontrakan di Buaran yang bernama Bram tersebut, merasa ada yang aneh dari grafiti yang ada di depan rumahnya. Dia merasa bahwa coretan itu tidak seperti coretan iseng atau grafiti biasa. Kemudian Bram menanyakan ke tetangganya yang kebetulan seorang anggota TNI.



Memiliki Arti Tertentu

Dikutip dari Detik.com, Bram berketerangan, “”Kodenya ada di tembok dekat kontrakan. Ada warga yang kebetulan anggota TNI curiga dengan tuliskan ini. Karena bisa diartikan sebagai PA: Posisi Aman, B2: Buaran 2, 524 menujukkan jam operasi. Angka 5 berarti sore sampai Magrib, ini pas kejadian motor pertama yang diambil. Lalu 2-4 menunjukkan dinihari hingga pukul 04.00 WIB. Ini sesuai dengan kejadian pengambilan motor yang kedua. Lalu strong berarti sasaran potensial untuk pencurian,”
4. Masih dalam Penyelidikan Polisi

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur, AKP Chalid Thayib, mengaku bahwa pihaknya masih mencoba mencari tahu tentang kode-kode tersebut. Meski Chalid secara pribadi meragukan bahwa perampok menggunakan kode-kode tersebut. Namun dia tetap menerima pengakuan warga sebagai masukan untuk bahan investigasi.

Masih dalam Penyelidikan

“Mungkin saja, rumah kosong sudah dikasih kode, dan diincar. Tapi kasusnya belum ada, kita akan terus telusuri,” ujar Chalid, dikutip dari Viva News. Selain untuk merampok motor, menurut Chalid, tulisan berupa kode tersebut bisa saja digunakan untuk menandakan rumah kosong yang dijadikan target perampokan.

Meski kebenaran mutlak dari kode ini belum diketahui, tidak ada salahnya jika kita berhati-hati dan waspada. Memang, tidak semua grafiti harus kita curgai, karena grafiti juga bagian dari seni. Salah satu solusinya mungkin dengan meningkatkan kewaspadaan kita ketika rumah kita dalam keadaan sepi atau kosong.

Anda juga patut berhati-hati dengan orang yang berpura-pura menanyakan rumah kontrakan di sekitar, karena ini adalah modus yang paling sering digunakan para perampok untuk “menyurvei” rumah calon korbannya.





********************

Kode rahasia pencuri dan perampok rumah menandai target








Tidak ada komentar:

Posting Komentar