Minggu, 12 Februari 2017

MENGERTI TENTANG PROSES KEHAMILAN DAN CARA MENGHITUNG KESUBURAN UNTUK MENSTRUASI YANG TIDAK TERATUR




foto: alodokter


Kehamilan terjadi bila adanya pembuahan 1 sel sperma dengan 1 sel telur. Seorang pria dapat mengeluarkan minimal 20 juta sel sperma per ml dan sekali ejakulasi total volume cairan sperma yang dikeluarkan sekitar 2-5 ml. Oleh sebab itu sedikit saja cairan sperma yang masuk ke dalam vagina dan bila kondisi wanita saat keadaan subur atau telah terjadi pembuahan (ovulasi) maka dapat terjadi kehamilan.

Berhubungan intim dengan ejakulasi dikeluarkan diluar vagina tetap ada kemungkinan untuk hamil walaupun sangat kecil, berikut penyebabnya:

Pada saat penetrasi penis di dalam vagina, penis mengeluarkan cairan precum, yaitu cairan bening dan kental yang berfungsi untuk melicinkan dinding saluran penis serta menetralisir asam sisa urin. Cairan precum ini mengandung sedikit sel sperma.

Terkadang saat di dalam telah terjadi sedikit ejakulasi sebelum mengeluarkan penis.

Mengetahui pasti berapa persen kemungkinan untuk hamil bila ejakulasi dilakukan diluar sangatlah sulit, namun berdasarkan statistik ejakulasi diluar atau disebut dengan coitus interuptus dalam metode kontraspsi, sebanyak 4-27 tetap terjadi kehamilan dari 100 perempuan yang melakukannya.

Sulit untuk menentukan masa subur pada wanita dengan siklus haid yang tidak teratur, diperlukan pencatatan siklus haid Anda selama 6 bulan. Tentukan lama siklus terpendek dan lama siklus terpanjang. Mulai masa subur didapat dari siklus terpendek dikurang 18 hari dan siklus terpanjang dikurang 11 hari. Misal bila siklus terpendek Anda 25 hari dan siklus terpanjang Anda 30 hari, maka masa subur Anda mulai hari ke 7 (25-18) dan berakhir hari ke 19 (30-11) sebelum siklus haid berikutnya.


Sumber: dr. Yan William

Tidak ada komentar:

Posting Komentar